Pages

Sabtu, 26 September 2015

Novel Negeri Para Roh


Salah satu syukurku itu adalah mempunyai hobi membaca buku. Pada dasarnya buku apa aja bisa aku baca di waktu senggang. Seperti sore itu ada kiriman buat suami pengirim dari Gramedia isinya buku dengan judul " Negeri Para Roh" buku itu ditulis berdasarkan kisah nyata Dody johanjaya. Yang saya tahu Dody Johanjaya itu dulunya adalah produsernya "Jejak Petualang' yang tayang di Trans 7. Kebetulan saya juga lumayan mengikuti acara tersebut. Habis itu saya sedikit tertarik ujntuk membaca buku tersebut ditambah dengan promosi dari suami yang mengatakan ini bukunya bagus looo? (dalam hati berkata bagaimana tahu bagus nggak lha wong sampeyan aja belum baca). Mulailah ku baca dari cover belakangnya akhirnya ku putuskan ku mulai bacanya mulai sore itu hari Kamis, 24 September 2015 dan selesai dibaca pada hari ini Sabtu, 26 September 2015 pukul 19.21
       Novel ini didasarkan atas kisah nyata dari Dody Johanjaya ketika berpetualang di Asmat . Nama-nama dan karakter tokoh dalam novel ini merupakaan rekaan dari pengarang, kecuali nama Bagus Dwi. 

SINOPSIS:
         Pada tanggal 06 Juni 2006 , longboat berpenumpang lima kru sebuah stasiun televisi berangkat dari Agats menuju Timika. Mereka adalah Senna, Totopras, Sambudi, Bagus dan Hara. Belum lagi tengah hari, laut sekonyong mengganas dan longboat terbalik. Berbekal dry box berukuran lima puluh sentimeter persegi, empat dari mereka harus bertahan di tengah amukan Laut arafuru. Yang seorang lagi terpisahbersama tiga awak perahu , terseret arus ke arah berlawanan.
         Negeri Para Roh adalah kisah tentang kelima kru itu. Di negeri itu mereka belajar mengenal manusia Asmat dan relung-relung ritualnya yang purba. Mereka juga menyaksikan bagaimana roh-roh leluhur dihormati dan sekaligus ditakuti, terus diingat dalam patung-patung ukiran , namun juga dibujuk pergi dan diantar ke dunia abadi di balik tempat matahari terbenam.

 CORETANKU
         Ketika membaca buku ini aku seperti berada diantara orang-orang suku Asmat, membayangkan bagaimana keadaan di sana banyak pohon-pohon, rawa-rawa sungai dan buaya-buaya ganas. . Membayangkan tentang ritual-ritualnya. Membayangkan bagaimana ketika Hara ,Senna , Totopras, Sambudi, dan Totopras menginap di suatu tempat yang masih asing dan misterius yang pasti mjungkin tidak akan terasa jika siang hari tapi ketika malam dan semua teman sudah terpejam tinggal diri sendiri menghitung detik demi detik menit demi menit yang tersa melambat menunggu mata terpejam. 
       

Kemudian ketika peristiwa tanggal 06-06-2006 itu datang ketika  siang yang cerah berubah menjadi mencekam. (Ya Allah diam-diam hati ini bersyukur atas nikmat hari ini). Ketika longboat terbalik dan lima orang tersebut berpisah. Empat orang menaiki dry box (Senna, Hara, Totopras dan Samsudi ) sedangkan Bagus dwi bersama tiga  awak longboat asal Asmat. Angin dan ombak memisahkan longboat dan dry box.  Akhirnya selama 20 jam berada di dry box melawan kantuk, lapar, dahaga membawa mereka ke hamparan pasir. Kelegaan itu hanya berlangsung beberapa menit saja karena ternyata tempat itu belum aman sewaktu waktu bisa saja tempat itu tergenang dengan air. Akhirnya dengan sisa tenaga yang ada mereka berusaha untuk mencari tempat yang lebih aman. Kemudian terdampar di Pulau Tiga, Perairan Arafuru, deretan pulau antara Asmat dan Timika. Di Pulau kosong itulah asa itu digantungkan. Menunggu bantuan yang datang. Waktu yang melambat sampai pada akhirnya hari kelima setelah peristiwa tersebut tepatnya tanggal 10 Juni 2006 doa pun terjawab, akhirnya bantuan itupun datang..

Dan membaca novel ini membuatku rasa syukurku menjadi berlipat-lipat...saat ini kita bisa berada di tempat yang aman, perut yang kenyang, rasa aman, tempat yang hangat  baju yang bersih.

Selasa, 18 Agustus 2015

Review Film Ada Surga Di Rumahmu

Judul Film : Ada Surga di Rumahmu
Sutradara   : Aditya Gumay
Pemain      : Husein Alatas, Zeezee Shahab, Nina  Septiani,Elma Theana, Ustad Al-Habsy, Raihan Khan, Budi Khairul

Husein Alatas, Elma Theana, Zee Zee Shahab, Nina Septiani, Ustad Al-Habsyi, Khairul Budi, Raihan Khan, Qya Gus Ditra, Hendra Wirajaya, Diza Rafengga - See more at: http://www.wowkeren.com/film/ada_surga_di_rumahmu/#sthash.7m3xIpkA.dpuf

Husein Alatas, Elma Theana, Zee Zee Shahab, Nina Septiani, Ustad Al-Habsyi, Khairul Budi, Raihan Khan, Qya Gus Ditra, Hendra Wirajaya, Diza Rafengga - See more at: http://www.wowkeren.com/film/ada_surga_di_rumahmu/#sthash.7m3xIpkA.dpuf

Husein Alatas, Elma Theana, Zee Zee Shahab, Nina Septiani, Ustad Al-Habsyi, Khairul Budi, Raihan Khan, Qya Gus Ditra, Hendra Wirajaya, Diza Rafengga - See more at: http://www.wowkeren.com/film/ada_surga_di_rumahmu/#sthash.7m3xIpkA.dpuf








SINOPSIS :
Seorang anak bernama Ramadhan (Raihan Khan) memiliki bakat ceramah sejak kecil. Di usianya yang masih belia, ceramahnya bahkan mampu menyentuh hati banyak orang di masjid tempat tinggalnya, tak terkecuali ayahnya, Abuya (Budi Khairul). Melihat bakat anaknya itu, Abuya bersama sang istri, Umi (Elma Theana) memutuskan untuk mengirim Ramadhan untuk belajar di sebuah pesantren. 
Pesantren itu sendiri dipimpin oleh sahabat Abuya yang bernama Ustadz Athar (Ustadz Ahmad Alhabsyi). Selain karena memiliki bakat ceramah, alasan lain Ramadhan dikirim ke pesantren adalah karena ia termasuk anak yang nakal dan suka berkelahi dengan temannya. Untuk itulah, Abuya dan Umi berharap dengan di pesantren, Ramadhan bisa memaksimalkan bakatnya dan tidak nakal lagi. 
  
Ada Surga ...
Beranjak dewasa, Ramadhan (Husein Alatas) berubah menjadi laki-laki yang lebih bertanggung jawab. Ia menjadi pemuda sholeh dan mengajar di  pesantren. Ia pun terus fokus mendalami ilmu agama dan juga beladiri hingga menjadi teladan serta orang kepercayaan ustadz Athar di pesantren tersebut. Ia pun bertekad suatu saat bisa ceramah di televisi. Namun, kondisi Umi yang mulai sering sakit-sakitan membuat Ramadhan bingung menggapai cita-citanya itu.  
Di sisi lain, ada godaan yang membuat Ramadhan berada di persimpangan jalan. Ia bertemu dengan Kirana (Zeezee Shahab), dan berhubungan semakin dekat. Tetapi, perkenalan tersebut menyisakan rasa cemburu bagi Nayla (Nina Septiani), perempuan yang sudah menjadi teman akrab Ramadhan sejak kecil di tempat tinggalnya. Mereka pun pada dasarnya sudah dekat dan saling suka. 
Sumber : http://www.film21bioskop.com/2015/03/film-ada-surga-di-rumahmu-2015-bioskop.html
Menurut saya film ini film berkualitas yang mengingatkan kita untuk selalu berbakti kepada orang tua. Surga itu dekat dan ada dirumahmu surga itu adalah surga orang tua kita. 
Catatan dari film ini yang membuatku meneteskan air mata :
  1. Saat Ramadhan kecil bercerita tentang kisah Uwais Al -Qarni, Uwais Al-Qarni adalah orang yang sangat dicintai oleh Rasul.Mengapa?? Karena dia sangat mencintai ibunya. Ia gendong ibunya sampai kulitnya melepuh dan mengelupas untuk melaksanakan haji. Sampai di Mekah Uwais bertemu dengan sahabat Rasulullah yang bernama Abdullah bin Umar. Uwais pun bertanya, aku gendong ibuku ratusan kilometer agar ibuku bisa berhaji apakah akan terhapus seluruh dosa-doasaku? Apakah terbalas seluruh jasa ibuku? Abdullah pun mengatakan bahwa " Bahkan jika kau gendong ibumu mengitari Ka'bah dan kau gendong lagi beliau hingga kiamat tak setetespun darah beliau saat melahirkan akan bisa kau balas "
  2. Saat seorang anak yatim piatu yang ditemui Ramadhan di suatu malam di Masjid . Anak itu bercerita seandainya saja emak dan Bapaknya bisa hidup dia berjanji tidak akan nakal lagi, menjadi anak baik, bisa membuat bangga orangtuanya
  3.  Pengorbanan seorang untuk mendonorkan ginjalnya demi mengharapkan doa untuk anaknya.
  4. Nasehat Ustad Athar kepada Ramadhan "Jangan kau sekali-kali kau kecewakan ayahmu, jangan kau hancurkan hati dan perasaannya.
  5. Ceramah Ramadhan tentang kisah seorang teman yang tidak mengangkat telpon dari ibunya dan kalian tahu itu adalah telpon terakhir dari ibunya karena malamnya ibunya meninggal.
  6. Kita sering mencari surga jauh-jauh padahal surga itu ada di rumah kita, surga yang paling mudah dan cepat kita dapatkan adalah orang tua kita.
  7.  Kata-kata di ending film " Kapan terakhir engkau mendoakan orangtuamu setulus hati?

Mata hati takkan sepasi..
Cinta kasihmu ibu..
Tercurah tanpa terputus..
Meski aku tak pernah tahu..
Dalam hening kau ucap do'a..
Do'a cintamu ibu..
Berulang-ulang kau sebut..
Untuk aku sepanjang hidup..
Takkan pernah kumencoba..
Teteskan air mata lukamu..
Karena ku tahu setiap ucapmu..
Selalu menjadi nyata..
Takkan pernah kumencari..
Surga sebelum surga kakimu..
Karena kutahu dans emua tahu..
Ada surga dirumahmu..
Itu Ibu..



Teruntuk Bapak dan Emakku.
Maafkan jika aku belum bisa bahagiakan Emak dan Bapak.
Walaupun kita tidak pernah mengucapkan kangen, cinta, sayang tapi aku tahu bahwa disetiap doa kalian selalu ada namaku. 
Tak mungkin aku bisa balas jasa-jasamu 
Yang ku bisa hanyalah memberikan doa buat Bapak dan Emak
Agar Allah SWT senantiasa memberikan Emak dan Bapak kesehatan 
Aku akan berusaha menjadi anak yang sholeh seperti doamu supaya doaku senatiasa di ijabah oleh Allah SWT.
Amin.

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
***********************Trenggalek, 19 Agutus 2015 ******************************8






Jumat, 24 Juli 2015

"Surva Yang Tak Dirindukan " antara Film.dan Buku



Mengikir Hati Yang Berkarat - Ustad DR.Syafiq Reza Basalamah, Lc. MC.



- Apabila ada musibah katakanlah bahwa ini adalah takdir dari Allah SWT dan bagaimana kita menata hati kita
- Tatalah hatimu dengan suka berbagi walaupun tidak punya.
Alloh SWT memuji orang-orang Anshar.
-

Kamis, 23 Juli 2015

"Andai Aku Tidak Menikah Denganmu" - Ustadz Dr. Syafiq Basalamah, MA.


"Andai Aku Tidak Menikah Denganmu" - Ustadz Dr. Syafiq Basalamah, MA.

Teruntuk para suami ...
Teruntuk para calon suami...

Pernikahan adalah suatu janji besar, suatu pertanggung jawaban yang berat bagi seorang lak-laki yang mana dia mengambil seorang wanita dari kedua orangtuanya untuk hidup bersamanya dalam sebuah bahtera rumah tangga yang di pimpin olehnya.

Namun realitanya berapa banyak perempuan yang harapanya hanya mimpi kebahagiaannya menguap seperti embun segar ketika di sapa mentari pagi, hari-harinya bak neraka panas dan membakar hati, KDRT sudah menjadi santapannya sepanjang hari. Mawar yang indah itu hidup di bumi yang kering kerontang tanpa air yang menyirami.

Sudah saatnya seorang suami memahami tabiat istri. Jangan biarkan air matanya menetes di pipi. Jadikanlah ia hiasan terindah yang di miliki. Jangan sampai terbetik di hatinya perkataan : "ANDAI AKU TIDAK MENIKAH DENGANNYA" (Resensi Buku "Andai Aku Tidak Menikah Denganmu ")

Senin, 25 Agustus 2014

Tongseng

 Tralala hari ini masakin kesenangan suami. Tongseng daging ala ciwin, bumbunya pengennya alami semua dan tanpa msg. Berhubung kelapa parutan di mak Yah langganan sayur sudah habis jadilah pake kara. Berikut foto step-step masak tadi. Kecapnya lupa belum ke foto.Hehehe.
 RESEP TONGSENG DAGING
BAHAN :
- Daging sapi/Kambing
- 5 sdm santan cair
- 1 buah tomat potong-potong
- 2 lbr daun jeruk
- 2 lbr daun salam
- 2 sdm kecap manis
- Merica secukupnya
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Bawang goreng
- Irisan daun kol secukupnya



 BUMBU HALUS :
- 8 Buah bawang merah
- 2 buah bawang putih
- 3 butir kemiri
- 21 buah cabai merah (suka pedas soalnya)
- 1 sdt kunyit halus



 PROSES MASAK:
- Rebus daaging
- Tumis bumbu halus
- Masukkan serai dan daun jeruk
- Masukkan daging ke tumisan
- Tuang air kaldu daging
- Tuang santan
- Masukkan kecap manis garam dan merica
- Setelah kuah mengental masukkan daun kol.
- Tabur dengan bawang goreng




Minggu, 02 Februari 2014

Cantiknya Pantai Ngampiran

Pantai cantik ini ada di desa Tawing kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Jarak dari kantor kecamatan Munjungan  ke pantai ini lumayan dekat sekitar 15 menit dari rumah dengan mengendarai sepeda motor. Dari kantor kecamatan Munjungan jalan lurus nanti kita akan melewati jembatan legendaris di kecamatan ini namanya jembatan Kalitengah. Mengapa dinamakan kalitengah mungkin karena letaknya yang ada di tengah-tengah sungai yang penduduk menamakannya Kali Tengah. Dari Jembatan Kali Tengah kita melewati sebuah  dusun yang bernama Gemiring. Di Dusun Gemiring kita lewat di sebuah danau namanya Selokondho . Lewat sini sering kali bulu kudukku merinding karena mendengar cerita dari teman-teman. Apalagi susananya yang memang sepi karena nggak ada rumah penduduk. Tapi biasanya ada beberapa orang yang mancing di situ.

Dari situ perjalanan dilanjutkan lagi, melewati jalan yang tidak terlalu lebar. Oh ya menuju ke pantai Ngampiran tidak ada penunjuk arah jalan menuju pantai ini. Kalau bingung kita bisa tanya sama penduduk sekitar, penduduk desa orangnya baik-baik kok.

Pemandangan mendekati pantai
Mendekati pantai Ngampiran terhampar pemandangan yang begitu indah, hamparan sawah yang membentang luas, tambah apik dengan pohon kelapa yang berdiri gagah  . Setelah persawahan jalan mulai menanjak, di kanan kiri jalan banyak tumbuh pohon kelapa dan pohon cengkeh dan pohon-pohon lain yang biasa untuk pakan kambing dan sapi, pemandangan yang indah dan hijau khas pemandangan desa. Pohon-pohon cengkeh yang berbunga menambah apik pemandangan.Banyak ku temui pak Tani yang lagi membawa hasil panen ada kelapa dan ada yang juga cengkeh karena memang lagi musim cengkeh. Jalan yang menanjak dan jalan yang beberapa bagian rusak karena aspalnya  yang sudah mengelupas pun tak terasa karena pemandangan alamnya yang indah dan hijau.

Suasana pantai sepi, motor-motor para nelayan
Setelah naik dan turun menyusuri jalanan yang sempit dan sedikit rusak ,ombak laut pun mulai terdengar menunjukkan bahwa pantai sudah semakin dekat. Dari kejauhan gunung-gunung  yang gagah mengelilingi lautan. Pantai ini amazing dan unik menurut saya karena beda dengan pantainya, pantainya ada di bawah dataran tinggi.

Sampai di pantai kita dihadapkan dengan cantiknya lukisan Alloh, hamparan pasir putih dan ombak yang bergulung dengan indahnya memecah kesunyian pantai. Di sebelah kiri terdapat gugusan batu karang yang sangat indah. Di sebelah kanan ada pohon waru besar buat kita berteduh dan bersantai melihat cantinya pantai  Ngampiran ini. Kapal-kapal nelayan bersandar dengan gagahnya menahan hempasan ombak.

Diatas batu karang, kalau lagi pasang nggak berani ke sini
Pantai yang indah tetapi sayang kurang ditunjang dengan ketersediaan toilet yang bersih. Oh ya selain itu kalau ke sini jangan lupa bawa makanan ringan/snack dan minuman  karena kalau hari biasa nggak ada yang jualan. Dan jangan lupa ya guys buang sampah di tempatnya. Semoga dengan adanya Bupati yang baru yang kabarnya pak Emil Dardak mau mencalonkan menjadi Bupati Trenggalek bisa membuat  akses dan sarana prasaran di pantai ini menjadi lebih baik




Gugusan batu karang

Ombak memecah batu karang